Bentrokan Massa Terjadi di Yogyakarta Gegerkan Warga Taman Siswa, Polisi Telah Melakukan Pengamanan
--
Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan turun langsung ke lapangan dan mencoba bernegosiasi dengan kelompok masyarakat. Dalam negosiasi tersebut, warga menyampaikan ketidakpuasan mereka terhadap tindakan PSHT yang merusak keamanan di wilayah Kota Yogyakarta.
Polisi Telah Melakukan Pengamanan
Hingga tengah malam, kelompok perguruan silat tersebut dievakuasi ke Markas Polda DIY menggunakan 16 kendaraan Polri. Jajaran Polda DIY melakukan pengamanan di seluruh wilayah untuk mencegah keributan meluas ke luar wilayah tersebut.
Suwondo menyampaikan jika patroli telah dilakukan di seluruh wilayah DIY untuk memastikan tidak ada orang dari luar wilayah yang menyebabkan situasi di Yogyakarta tidak kondusif.
Baca juga: Rundown Mukashi Festival: 4 Juni 2023 Masuk Hari Kedua, JKT 48 Siap Hentakkan Outdoor Senayan Park
Baca juga: Polisi Sebut Video Tak Senonoh Bule di Kolam Renang dan Gang di Dumping Pakai Bahasa Bali
"Patroli telah dilakukan di seluruh wilayah, Polres-polres bekerja sama dengan Polres Klaten dan Polda Jawa Tengah untuk berkoordinasi guna menjaga keamanan di wilayah Yogyakarta," kata Suwondo.
Suwondo menghimbau kepada warga Yogyakarta agar tidak terprovokasi oleh kerusuhan yang melibatkan kedua kelompok massa tersebut.